Jumat, 07 September 2018

Power Point Pertanian

Hama dan Penyakit pada Tanaman


  1. Cabai     | Download
  2. Tomat    | Download
  3. Kakao    | Download
  4. Padi       | Download


Tetaplah menjadi Seseorang yang Baik Hati


Salah dan benar. Dua kata yang selalu berlawanan, tidak ada yang mengetahui siapa yang lebih kuat diantara mereka berdua. Mereka kuat, kuat jika di tempatkan di posisinya masing-masing. Salah dan benar, bagai air dan api. Tidak bisa dipersatukan tapi saling bergantung satu sama lain.

Pernahkah tersirat dalam pikiranmu bahwa kamu telah salah menjadi seseorang yang terlalu baik? Ataukah kamu merasa terlalu dimanfaatkan karena kebaikanmu? Atau, kamu merasa lelah karena telah berbuat baik kepada orang lain sedangkan balasan dari itu semua adalah sebuah kejahatan?

Di dunia ini, kehidupan berjalan terkadang dengan penuh terjal, duka dan rasa sakit. Berbagai perasaan tercampur didalamnya, mulai dari rasa bahagia, senang, cemburu, sedih dan kecewa. Ada yang benar-benar baik, ada yang pura-pura baik dan ada pula yang benar-benar tidak baik. Dari ketiga sifat itu yang paling berbahaya tentunya orang yang bermuka dua (pura-pura baik). Saat di depan, ia menunjukkan muka malaikat, tapi tidak segan menusuk dari belakang.

Dalam kehidupanku, aku sering menemui itu. Namun,  aku selalu percaya jika aku baik pada orang, maka suatu saat aku akan mendapatkan balasan dari kebaikan itu. Sayangnya ada banyak orang yang memanfaatkan kebaikan itu untuk menyakiti diriku sendiri.

Sebenarnya aku tidak pernah menyesal menjadi seorang yang baik untuk memegang prinsip hidupku. Sayangnya, aku merasa kecewa saat mengetahui orang yang kuanggap baik dan kuperlakukan baik, akhirnya akan berusaha menyakitiku.

Aku berusaha hormat kepada semua orang, setiap bertemu aku berusaha untuk tersenyum, bertanya kabar dan memperlakukannya sebagai seorang teman baik. Bahkan terkadang khawatir atau ikut sedih saat dia mendapatkan masalah. Sayangnya semua sikap itu dibalas dengan pengkhianatan untuk mendapatkan apa yang dia mau.

Prinsip hidupku adalah melihat orang-orang yang kusayangi bahagia karena kebaikan yang aku lakukan. Meski dalam setiap kehidupan akan banyak orang yang menyakitiku, aku tidak akan menyesal dan berusaha untuk berbuat sebaik mungkin kepada mereka. Aku akan tetap berusaha tersenyum dan menyapa saat bertemu dan berusaha membantu jika memang itu yang diperlukan.

Tapi, akupun akan berdoa agar Allah juga mempertemukan aku dengan lebih banyak orang-orang baik yang menyayangiku dan menerimaku apa adanya agar aku bisa terus termotivasi untuk melakukan hal-hal yang baik dan tidak pernah merasa bahwa kebaikanku itu percuma.

Sekecil apapun kebaikan, ia tidak akan pernah sia-sia. Jika itu kebaikan kecil atau kebaikan besar ia akan tetap ditulis sebagai kebaikan. Jika itu kebaikan akan tetap dibalas dengan kebaikan.

Maka dari itu, penuhilah hidupmu dengan sebuah kebaikan. Kita hanya harus percaya bahwa suatu kebaikkan akan berakhir dengan baik.  Jangan pernah bosan melakukan hal yang baik, karena kebaikan yang kamu lakukan itu akan mendatangkan kebaikan kedalam hidupmu.